Langsung ke konten utama

Sudin KUKMP Jakbar Gelar Pendampingan OK OCE


Suku Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Sudin KUKMP) Jakarta Barat, menggelar kegiatan pendampingan atau tahap 3 program OK OCE di Kecamatan Tambora, Kalideres, Grogol Petamburan dan Taman Sari.

Kasudin KUKMP Jakarta Barat, Nuraeni Silviana mengatakan, total peserta OK OCE yang mengikuti tahap pendampingan di empat kecamatan ini sebanyak 838 orang.

"Kegiatan pendampingan digelar pada masing- masing sekretariat OK OCE kecamatan. Hari ini, pendampingan digelar di empat kecamatan untuk gelombang keempat," ujar Silviana.

Ia mengungkapkan, materi pendampingan yang diberikan kepada anggota OK OCE seputar pembuatan logo dan merek dari para calon wirausaha mandiri.

"Setelah mengikuti tahapan pendampingan, anggota OK OCE akan dibantu dalam pengurusan perizinan IUMK dan NPWP atau tahap P4," ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya menargetkan sebanyak 4.200 anggota program OK OCE akan difasilitasi untuk pengurusan IUMK dan NPWP hingga akhir 2018.

"IUMK dan NPWP penting untuk memasuki tahapan P7 atau mengajukan permodalan melalui perbankan. Kami optimis warga yang telah mengikuti seluruh tahapan 7 Pas program OK OCE nantinya menjadi wirausahawan baru yang mandiri," tandasnya.


 



Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).