Langsung ke konten utama

75 Peserta Ikuti Pelatihan Satpam di Jakut


Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sudin Nakertrans) Jakarta Utara, merampungkan pelatihan tenaga satuan pengamanan (Satpam) angkatan pertama tahun 2018 yang diikuti 75 peserta, di mana tiga di antaranya merupakan wanita.


Kepala Sudin Nakertrans Jakarta Utara, Dwi Untoro menjelaskan, kegiatan pelatihan dilaksanakan selama 15 hari, sejak 10 September lalu di kantor Sudin Nakertrans.  

"Pelatihan ini merupakan tindak lanjut aspirasi masyarakat dari Musrenbang. Pelaksanaannya sudah rutin sejak 2016," ujarnya, Kamis (27/9).

Dijelaskan Dwi, peserta pelatihan merupakan warga dari enam kecamatan se-Jakarta Utara. Dalam pelatihan, peserta diberikan berbagai materi teori dan praktik, di antaranya materi baris-berbaris, dasar bela diri, dan penggunaan alat bela diri.

Peserta yang lulus diberikan peralatan, seragam dan ijazah dasar pelatihan Satpam. Selanjutnya, para peserta akan disalurkan ke beberapa perusahaan di Jakarta Utara.

"Setelah ini pada 1 Oktober mendatang kita gelar angkatan kedua. Pesertanya juga 75 orang," tandasnya.



Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalan Tipar Cakung Raya Marak PKL

Sumber: beritajakarta.com Pedagang kaki lima (PKL) semakin marak di sepanjang Jalan Tipar Cakung Raya, Sukapura, Jakarta Utara. Lapak-lapak PKL digelar di atas trotoar kiri kanan jalan. Dari pantauan Beritajakarta.com , lapak PKL sangat mengganggu pejalan kaki yang melewati trotoar. Bahkan, ada juga lapak yang berada di bahu jalan. Sehingga sering menghambat arus lalu lintas di jalan tersebut. Terkait hal ini, Lurah Sukapura, Supardi mengatakan, PKL di sisi kanan dan kiri Jalan Tipar Cakung Raya telah ada sejak lama. Ia pun mengaku kesulitan menertibkan PKL, karena banyak yang juga merupakan warga sekitar. "Sulit, PKL‎ di sana itu banyakan warga sini juga," ucapnya, Senin (12/10). Namun Supardi akan segera membawa permasalahan PKL ke rapat pimpinan (Rapim) Pemerintah Kota (Pemkot) AdministrasiJakarta Utara. "Mudah-mudahan dari sana akan ada jawaban dan tindak lanjut yang jelas," tandasnya‎.

Keluarga Pasien Protes, Tarif Parkir RSUD Koja Mahal

Sumber: beritajakarta.com Para pembesuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara, mengeluhkan sistem tarif parkir yang diterapkan di rumah sakit tersebut. Menurut mereka, sistem tarif parkir per jam sangat memberatkan. Keluarga dan kerabat pasien mengaku keberatan dengan tingginya tarif parkir yang diterapkan. Apalagi kalau mereka sedang menemani atau menjaga keluarganya yang tengah dirawat di rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta tersebut. "Sangat mahal. Ini kan rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta. Harusnya tarif parkir tidak semahal ini," keluh Saiman (29), salah satu keluarga pasien, Jumat (2/10). Menurut Saiman, tidak sepatutnya rumah sakit justru membebani dengan biaya tinggi kepada keluarga pasien, terlebih mengenai tarif parkir. Hal senada diungkapkan Harum (30), yang sedang menunggu kerabatnya yang tengah dirawat di rumah sakit tersebut. "Saya sangat keberatan dengan tarif parkir yang mahal," cetusnya. Berdasarkan pantau

Hasil Panen Padi Petani Rorotan Turun 50 Persen

Sumber: beritajakarta.com Cuaca ekstrem yang terjadi di Ibukota beberapa waktu belakangan ini membuat hasil panen padi para petani di Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara mengalami penurunan.