Langsung ke konten utama

Sudin KPKP Jakut Jajaki Pemasaran Produk Kelompok Binaan di Sekolah


Suku Dinas Ketahan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara, tengah menjajaki kerja sama dengan sekolah-sekolah untuk memasarkan produk kelompok tani nelayan andalan (KTNA). Sehingga, nantinya produk makanan sehat dari kelompok binaan tersebut bisa dijajakan di kantin sekolah.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Rita Nirmala mengatakan, saat ini total ada sekitar 70 KTNA lebih yang aktif di wilayahnya.

"Kami sepakat untuk mencoba memasarkan produk mereka ke sekolah-sekolah di Jakarta Utara," tuturnya, Jumat (28/9).

Dijelaskan Rita, produk yang akan dipasarkan ke sekolah di antaranya, somay, baso ikan, dimsum dan minuman olahan daun sereh, bir pletok, serta sejumlah produk lain dari hasil pertanian dan perikanan.

Menurut Rita, upaya yang dilakukan oleh KTNA tersebut cukup positif untuk memacu perkembangan ekonomi kerakyatan. Karena itu, pihaknya akan berupaya memfasilitasi mereka melalui program kewirausahaan terpadu.

"Saat kampanye gemar makan ikan di SDN 01 mereka pertama kali gelar hasilnya cukup baik. Ke depan kita akan coba ke sekolah-sekolah lain," tandasnya.



Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).