Langsung ke konten utama

Komisi B Dorong Industri Garam Dibangun di Kepulauan Seribu


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mendorong Dinas Perindustian dan Energi (DPE) untuk membangun Industri garam di Kepulauan Seribu.

Kehadiran industri garam di wilayah perairan Jakarta tersebut dinilai bisa meningkatkan tingkat perekonomian warga setempat.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi program tersebut nantinya dapat meningkatan perekonomian bagi warga di Kepulauan Seribu.

"Kemarin Dinas PE sempat ajukan  sekitar Rp 175 juta di anggaran perubahan untuk pembangunan industri garam ini. Tapi ditunda sampai APBD 2019 karena banyak faktor," ujar Abdurrahman Suhaimi, Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Jumat (28/9).

Suhaimi menuturkan, industri garam di Kepulauan Seribu sangat penting untuk direalisasikan. Sebab, industri tersebut dinilai dapat mencipta kan peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

"Kalau bisa ditekuni, lama-lama akan jadi besar. Ini salah satu peluang usaha yang baik untuk warga Kepulauan Seribu," tandasnya.



Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.