Langsung ke konten utama

Disparbud Diminta Tingkatkan Promosi Budaya Betawi


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) agar meningkatkan promosi kebudayaan Betawi.

Mengingat, dalam APBD Perubahan 2018, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah mendapat alokasi anggaran Rp 2,9 miliar untuk pembuatan suvenir promosi pariwisata dan kebudayaan Betawi di Ibukota.

"Ada penambahan untuk pembuatan suvenir dan promosi sekitar Rp 2,9 miliar. Berarti harus ada peningkatan promosi budaya Betawi," ujar Subandi, anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Jumat (28/9).

Hal senada juga diungkapkan anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Syarifuddin. Ia berharap, dengan alokasi anggaran tersebut, wisatawan lokal maupun mancanegara semakin mengenal kebudayaan Betawi.

"Sudah harus dilestarikan. Makanya harus promosi yang gencar agar semua wisatawan tahu kalau budaya Betawi itu kebudayaan asli Jakarta," tandasnya.



Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.