Langsung ke konten utama

Akses ke Vihara Dharma Bakti Glodok Kebanjiran



Hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak semalam membuat akses masuk ke Vihara Dharma Bhakti di Jalan Kemurnian, Petak Sembilan, Kelurahan Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat, terkena banjir.
" Pengunjungnya ada ribuan, memang sedikit berkurang dari tahun lalu, karena hujan"
Koordinator Vihara Dharma Bhakti, Hengki Halam mengatakan, hujan tidak menyurutkan warga menjalankan ibadah di hari Imlek 2566 kali ini. Namun, diakuinya jumlah pengunjung yang datang ke vihara menurun dibandingkan tahun lalu.
"Pengunjungnya ada ribuan, memang sedikit berkurang dari tahun lalu, karena hujan. Tapi, warga Tionghoa tetap melaksanakan ibadah walaupun hujan," ucapnya, Kamis (19/2).
Ia juga berharap di Tahun Baru Imlek kali ini, keamanan negara dan kerukunan antar agama di Indonesia bisa tetap terjaga.
Sementara itu, Uwo (61) seorang warga, mengaku sengaja jauh-jauh datang dari Pasar Minggu, Jakarta Selatan, untuk beribadah di vihara tua tersebut. Di Tahun Baru Imlek ini ia juga berharap diberikan Kesehatan, keamanan dan Kelancaran dalam segala hal.
"Harapannya yah selalu diberikan kelancaran dalam segala urusan," katanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id