
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bertindak sigap memberikan bantuan terkait terjadinya tsunami di Selat Sunda, Sabtu (22/12) malam.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, respons cepat dilakukan oleh jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Dinas Kehutanan, hingga Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik).
"Tim dari Pemprov DKI bekerja cepat, khususnya mencari tahu warga Jakarta yang berada di Banten untuk berkordinasi dengan instansi terkait dan mendatangi lokasi bencana pada hari itu juga," ujarnya, Selasa (25/12).
Anies menjelaskan, hingga saat ini hampir semua korban luka dan meninggal sudah ditemukan dan teridentifikasi. Termasuk, warga Jakarta yang turut menjadi korban.
"Para wali kota di DKI juga ikut mengawal warganya yang menjadi korban, mengunjungi ke rumah sakit, dan ikut menghadiri pemakaman korban meninggal dunia," terangnya.
Anies menambahkan, saat ini Pemprov DKI Jakarta akan mengubah fokus kegiatan dari tanggap bencana menjadi bantuan pasca bencana.
"Dinsos DKI sudah bergerak untuk mendirikan dapur umum dan medistribusikan bantuan logistik. Penanganan bencana adalah kerja kolosal, kita akan bahu-membahu mempercepat proses pemulihan pasca bencana di sana," ungkapnya.
Anies menambahkan, Pemprov DKI hadir mendampingi korban dan meringankan beban saudara sebangsa. Pemprov DKI bersama seluruh jajaran bekerja di lapangan untuk membantu warga yang sedang tertimpa musibah.
"Jajaran Pemprov DKI bekerja untuk sesamanya. Kita sangat mengapresiasi kerja keras mereka," tandasnya.
Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id
Komentar
Posting Komentar