Langsung ke konten utama

Jajaran Pemkot Jaktim Diminta Perkuat Koordinasi dengan BPBD


Seluruh unit kerja perangkat daerah, camat dan lurah di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot ) Jakarta Timur, diminta memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk peringatan dini terkait bencana banjir.

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar mengatakan, kewaspadaan dini terhadap bencana banjir harus ditingkatkan mengingat cuaca saat ini sulit diprediksi.

"Seluruh UKPD, lurah dan camat harus saling koordonasi dengan BPBD untuk peringatan dini terkait bencana. Terutama untuk warga yang berada di sepanjang daerah aliran sungai," ujar Anwar, saat memimpin rapat koordinasi wilayah di kantornya, Rabu (26/12).

Disebutkan Anwar, saat ini titik rawan bencana banjir masih berada di kawasan bantaran Kali Cipinang, Kali Sunter, dan Kali Ciliwung. Sedangkan titik genangan saat hujan deras kerap terjadi di Jalan MT Haryono, Jalan DI Panjaitan dan wilayah RW 09 Cakung Timur.

"Jika ada informasi akan adanya banjir, puting beliung atau gejala bencana lainnya, segera informasikan ke warga, agar pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin," tandasnya.



Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id