Langsung ke konten utama

Bank DKI Beri Santunan Korban Tsunami dari RSUD Tarakan


Jajaran direksi Bank DKI memberikan santunan kepada pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Pusat yang menjadi korban bencana tsunami di Banten.

Santunan dalam bentuk uang tunai tersebut diserahkan langsung Direktur Utama (Dirut) Bank DKI, Wahyu Widodo di RSUD Tarakan, Rabu (26/12) kemarin.

"Bantuan yang diberikan kemarin sebagai bentuk rasa empati dari kami kepada para korban tsunami di Banten," ujar Wahyu, Kamis (27/12).

Ia menyebutkan, dalam kegiatan tersebut, pihaknya memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 286.500.000 terhadap 55 korban bencana tsunami Banten yang terdiri dari 27 korban meninggal dan 28 korban luka-luka.

"27 korban meninggal diberikan santunan masing-masing Rp 7.500.000. Sementara untuk korban luka masing-masing Rp 3.000.000," ungkapnya

Sementara itu, Dirut RSUD Tarakan, Dian Ekowati, mengucapkan rasa terima kasih atas bantuan dari Bank DKI kepada para pegawainya yang menjadi korban tsunami Banten.



Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.