Langsung ke konten utama

Ketua Kelompok Dasa Wisma Pulau Pari Dikukuhkan


Ketua Kelompok Dasa Wisma di Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu, periode 2018-2019 dikukuhkan. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Lurah Pulau Pari, Surahman.

Surahman mengatakan, untuk setiap Rukun Warga (RW) jumlah Ketua Kelompok Dasa Wisma berbeda satu dengan yang lainnya. Sebab, dilakukan penyesuaian terkait luas wilayah dan tingkat kepadatan penduduk.

"Saya kukuhkan 34 Ketua Kelompok Dasa Wisma dari 4 RW se-Kelurahan Pari," ujarnya, Selasa (25/12).

Menurutnya, keberadaan Kelompok Dasa Wisma tersebut akan membantu pelaksanaan 10 program pokok PKK dengan target peningkatan kesejahteraan keluarga.

"Dasa Wisma juga akan membantu dalam pendataan keluarga di antaranya terkait ibu hamil, balita, perbaikan gizi keluarga, serta sanitasi," tandasnya.




Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.