Langsung ke konten utama

Komisi D Dalami Usulan Pengadaan Road Sweeper


Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta masih mendalami usulan pengadaan 12 unit mobil penyapu jalan (road sweeper) yang diajukan Dinas Lingkungan (LH) dalam draf Kebijakan Umum APBD Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2019.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Iman Satria mengatakan, saat ini pihaknya masih membahas usulan tersebut. Sebab pada tahun lalu, pengadaan mobil penyapu jalan ini tidak masuk dalam APBD 2018.

"Masih dalam tahap pembahasan. Kita liat nanti di pembahasan. Ini lagi berjalan," ujarnya, Minggu (28/10).

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta lainnya, Bestari Barus menambahkan, pihaknya tengah mempertimbangkan kebutuhan road sweeper di Ibukota.

"Kalau penambahan manfaatnya baik kami dukung sekali. Karena dengan adanya mobil itu jalanan di Ibukota jadi tambah bersih," tandasnya.

Sekadar diketahui, dalam KUA-PPAS 2019, Dinas LH DKI mengajukan anggaran Rp 2,8 triliun yang terdiri dari belanja tidak langsung Rp 274 miliar dan belanja langsung Rp 2,5 triliun.


Dari anggaran itu, Rp 55,9 miliar di antaranya dialokasikan untuk pengadaan 12 unit road sweeper .



Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.