Langsung ke konten utama

Bangunan dan Lapak Liar di Kapuk Ditertibkan

(Foto : TP Moan Simanjuntak / Beritajakarta.com)
Sebanyak 13 bangunan liar di Jalan Waru VII, RT 07/09, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat ditertibkan petugas gabungan.

Lurah Kapuk, Agung Edi Santoso mengatakan dibongkarnya sebanyak 13 bangunan karena berdiri di saluran air dan jalur hijau jalan.
"Penertiban bangunan liar di sepanjang jalan tersebut kami lakukan dalam rangka normalisasi saluran karena berdiri di atas saluran dan jalur hijau jalan," ujar Agung, Kamis (6/10).
Adapun rincian bangunan yang dibongkar yakni, sembilan bangunan usaha dagang sembako sekaligus tempat tinggal. Sisanya, empat lapak bangunan semi permanen dijadikan usaha dagang sayuran, warung kopi, tambal ban dan lain sebagainya.
Sebelum melakukan penertiban, pihaknya sudah melayangkan surat peringatan hingga surat untuk membongkar atau mengosongkan bangunan. Hingga batas yang ditentukan selama seminggu lebih tidak diindahkan, hingga akhirnya dibongkar paksa petugas.
"Dua sisi jalan yang masing-masing panjangnya 200 meter, lebar sekitar 60 sentimeter, langsung dibersihkan petugas PPSU," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Tahun Ini BPKAD akan Selesaikan Input Aset DKI di E-Aset

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI diminta untuk menyerahkan daftar aset yang dikelola kepada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Ini untuk mempercepat proses input data di program aset elektronik (e-aset).