Langsung ke konten utama

Karang Taruna Pulau Pari dan Tidung Galang Donasi Bagi Korban Tsunami


Teladan positif dilakukan Karang Taruna di Kelurahan Pulau Pari dan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu.

Mereka bahu-membahu melakukan penggalangan donasi dan bantuan logistik bagi korban bencana tsunami Selat Sunda yang menerjang wilayah Banten dan Lampung.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Pulau Pari, Armawan mengatakan, hingga saat ini telah terkumpul bantuan sebesar Rp 10.861.500 dan pakaian layak pakai sebanyak enam karung.

"Dalam waktu dekat bantuan yang terkumpul akan kita bawa ke kabupaten untuk diserahkan kepada yang korban tsunami," ujarnya, Sabtu (29/12).

Sementara, Lurah Pulau Pari, Surahman sangat mengapresiasi insiatif yang sudah dilakukan oleh generasi muda tersebut.

"Mereka membuktikan memiliki jiwa sosial yang tinggi untuk meringankan beban saudara-saudaranya yang sedang tertimpa musibah," tandasnya.




Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perpustakaan SMPN 246 Lubang Buaya Memprihatinkan

Kondisi gedung perpustakaan di SMPN 246 Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur memprihatinkan. Akibat lahannya sempit, siswa yang membaca di ruang perpustakaan tersebut dibatasi maksimal hanya 10 orang dan harus duduk lesehan.

Waduk Bojong Indah Jadi Tempat Bersantai Warga

Pasca normalisasi waduk Bojong Indah, di komplek Perumahan Bojong Indah, Jalan Belimbing, RW 06, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat bebas sampah.

Satpel Bina Marga Jagakarsa Bangun Trotoar di Jalan Joe

Satpel Bina Marga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan membangun trotoar di Jalan Joe, RW 06, Kelurahan Jagakarsa. Ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang membutuhkan tempat khusus pejalan kaki. "Total ada dua segmen di lokasi yang sama, segmen pertama sepanjang 30 meter sudah rampung pada Rabu (7/11). Segmen kedua 20 meter sedang dipersiapkan penataan materialnya hari ini,” kata Inayozi, Kasatpel Bina Marga Jagakarsa, Kamis (8/11). Pembangunan trotoar tersebut memanfaatkan material kanstin sisa pakai yang masih layak. Tidak hanya membangun, Satpel Bina Marga Jagakarsa juga mengecat kanstin untuk menambah keindahan estetika. "Trotoar kita finishing lalu dicat agar lebih indah dan rapi. Segmen dua ini rampung delapan hari ke depan,” tandasnya. Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id