Langsung ke konten utama

Perbaikan Jalan Protokol di Ibu Kota Dipercepat

Perbaikan Jalan Protokol di Ibu Kota Dipercepat
Sumber: beritajakarta.com
Jelang pelaksanaan Peringatan Konfrensi Asia Afrika (KAA) yang akan berlangsung di Jakarta dan Bandung, 19-23 April mendatang, jalan protokol di ibu kota akan dibuat mulus. Ditargetkan, perbaikan jalan protokol akan rampung pada 10 April mendatang.
Dikatakan Suko, pengerjaan perbaikan jalan tersebut sudah dilakukan sejak sepekan lalu. Tim yang diturunkan untuk memperbaiki jalan tersebut yakni dua tim satuan petugas (satgas) perbaikan jalan dari Dinas Bina Marga DKI, dua tim satgas dari Sudin Bina Marga Jakarta Selatan dan dua tim dari Sudin Bina Marga Jakarta Pusat.Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan, Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Suko Wibowo mengatakan, ada empat ruas jalan protokol yang akan dibuat mulus. Keempatnya yakni, ruas Jl Jenderal Sudirman, Jl MH Thamrin, Jl Gatot Subroto dan Jl HR Rasuna Said. Saat ini, pihaknya tengah mempercepat perbaikan di empat ruas jalan protokol tersebut. "Target kami tanggal 10 April rampung dan mulus," ujar Suko, Jumat (27/3).
Khusus untuk perbaikan Jl Jenderal Sudirman, pihaknya akan berkoordinasi dengan PT MRT Jakarta. Mengingat, saat ini tengah berlangsung proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT). Nantinya, pihak Dinas Bina Marga DKI hanya akan memperbaiki jalan rusak maupun berlubang di luar areal proyek MRT. 
Sedangkan perbaikan jalan di dalam areal proyek MRT menjadi kewajiban PT MRT Jakarta untuk memperbaikinya.
Ditambahkan Suko, untuk mengurangi kemacetan, perbaikan jalan akan dilakukan malam hari mulai pukul 23.00-06.00. Nantinya, perbaikan dilakukan menggunakan hotmix. Sedangkan untuk masalah biaya, perbaikan ini menggunakan anggaran mendahului.
Lalu, untuk perbaikan di Jl Gatot Subroto, sambung Suko, pihaknya akan bekerjasama dengan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat. Sebab, status jalan tersebut merupakan jalan nasional yang kewenangannya ada di pemerintah pusat. 
"Kami koordinasikan dengan kementerian untuk perbaikan Jalan Gatot Subroto. Tapi sebagian besar semuanya sudah mulus," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asian Games, 28 Cabor Dipertandingkan di Jakarta

Kota Jakarta bersama Pelembang akan menjadi tuan rumah penyelanggaraan Asian Games 2018 mendatang. Dari 36 cabang olahraga (cabor) yang dipertadingkan, 28 diantaranya akan dilangsungkan di Jakarta. Sementara sisanya akan digelar di Palembang. "Insya Allah ada 28 cabor digelar di Jakarta, totalnya ada 36 cabor. Jadi sisanya 8 cabor dilangsungkan di Palembang," ujar Sylvi, sapaan akrabnya, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (30/3).Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Sylviana Murni mengatakan menuturkan, sebanyak 28 cabor Asian Games akan digelar di Jakarta. Namun, dari jumlah itu sebagian diantaranya akan digelar di daerah sekitar Jakarta seperti, Jawa Barat dan Banten. Dia menyebutkan, Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI akan melakukan rehab, baik ringan, berat maupun total terhadap venue yang ada. Sedangkan untuk Stadion BMW, ditambahkan Sylvi, nantinya hanya akan dijadikan alternatif venue. "Stadion BMW jadi alternatif venue. Un...

Pembangunan Tanggul Pantura Jakarta untuk Kurangi Banjir

Banjir di Jakarta belum dapat terselesaikan sebelum pembangunan tanggul di pantai utara Jakarta selesai. Sebab saat ini tanggul yang ada hanya setinggi 2,8 meter, masih di bawah gelombang rob yang mencapai tiga meter.

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...