Langsung ke konten utama

Genangan Terbanyak di Jakut

Genangan Terbanyak di Jakut
Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Kamis (25/2) malam menyisakan puluhan titik genangan. Genangan terbanyak berada di kawasan Jakarta Utara yakni mencapai 31 titik.

"Paling banyak genangan ada di Jakarta Utara. Jumlahnya sampai 31 titik "
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, genangan hampir terjadi di semua wilayah. Dengan rincian Jakarta Utara 31 titik, Jakarta Barat 17 titik, Jakarta Timur tiga titik, Jakarta Selatan dua titik, dan Jakarta Pusat satu titik.
"Paling banyak genangan ada di Jakarta Utara. Jumlahnya sampai 31 titik," ujar Bambang Surya Putra, Kepala Bidang Informatika dan Penanggulangan BPBD DKI Jakarta, Jumat (26/2).
Dia menambahkan, data tersebut tercatat hingga pukul 02.00 dini hari tadi. Saat ini genangan sudah mulai surut di beberapa titik. Ketinggian genangan bervariasi mulai dari 10-50 sentimeter.
Genangan yang terjadi di Jakarta Utara seperti di Jalan Yos Sudarso Astra Honda Motor setinggi 10 sentimeter, Jalan Gaya Motor depan panti sosial 40-50 sentimeter, Jalan Jaya Barat Sunter, Jalan RE Martadinata 30 sentimeter, Jalan Enggano Ruas depan Bank Mandiri 10 sentimeter, depan Astra Internasional 20 sentimeter, Jalan Raya Gading Kirana 30 sentimeter, Jalan Rorotan 6 ketinggian 20 sentimeter, Jalan Kapuas 3 ketinggian 10 sentimeter, dan Jalan Raya Cakung – Cilincing depan KBN 30 sentimeter.
Genangan lainnya terjadi di Jalan Teluk Gong Raya 40 sentimeter, Jalan Sunter Jaya dekat pos Kodim 20 sentimeter, Jalan Serayu III 30 sentimeter, Jalan Warakas 1 ketinggian 15 sentimeter, Jalan Depan Sudin Damkar 30-40 sentimeter, Depan SMUN 92 ketinggian 10 sentimeter, Jalan Mindi 10 sentimeter, Jalan Wayang Baru III 10 sentimeter, Jalan Deli 10 sentimeter, Jalan Mengkudu 10-20 sentimeter, Jalan Johar 10-15 sentimeter, Jalan Waru 10-15 sentimeter, dan Jalan Maja 10-15 sentimeter.
Di Jakarta Barat genangan terjadi di Jalan Daan mogot 10 sentimeter, Jalan Jelambar Raya III 10 sentimeter, Jalan Palapa 30 sentimeter, Jalan Dharma Wanita 30 sentimeter, Jalan Bojong Indah 20 sentimeter, Jalan Patra 50 sentimeter, Jalan Ratu Mawar 10 sentimeter, Jalan Tomang Raya 10 sentimeter, Jalan Slipi IX 10 sentimeter, Jalan Srengseng Raya 20 sentimeter, Jalan Hadiah Utama Jelambar 10 sentimeter, Jalan S Parman depan Trisakti 5-10 sentimeter, Jalan Marga Jaya 20-25 sentimeter, dan Jalan SMA 57 5-10 sentimeter.
Sementara di Jakarta Timur, seperti di Jalan Rawa Bali II 10 sentimeter, Jalan Kompleks Rusun Griya Tipar 20 sentimeter, dan Jalan Pengarengan 10 sentimeter. Di Jakarta Selatan genangan di Jalan Pulo Mawar 20 sentimeter dan Kramat Putera Senayan 20 sentimeter. Serta di Jakarta Pusat yakni di Jalan Pangeran Diponegoro 10 sentimeter.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asian Games, 28 Cabor Dipertandingkan di Jakarta

Kota Jakarta bersama Pelembang akan menjadi tuan rumah penyelanggaraan Asian Games 2018 mendatang. Dari 36 cabang olahraga (cabor) yang dipertadingkan, 28 diantaranya akan dilangsungkan di Jakarta. Sementara sisanya akan digelar di Palembang. "Insya Allah ada 28 cabor digelar di Jakarta, totalnya ada 36 cabor. Jadi sisanya 8 cabor dilangsungkan di Palembang," ujar Sylvi, sapaan akrabnya, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (30/3).Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Sylviana Murni mengatakan menuturkan, sebanyak 28 cabor Asian Games akan digelar di Jakarta. Namun, dari jumlah itu sebagian diantaranya akan digelar di daerah sekitar Jakarta seperti, Jawa Barat dan Banten. Dia menyebutkan, Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI akan melakukan rehab, baik ringan, berat maupun total terhadap venue yang ada. Sedangkan untuk Stadion BMW, ditambahkan Sylvi, nantinya hanya akan dijadikan alternatif venue. "Stadion BMW jadi alternatif venue. Un...

Pembangunan Tanggul Pantura Jakarta untuk Kurangi Banjir

Banjir di Jakarta belum dapat terselesaikan sebelum pembangunan tanggul di pantai utara Jakarta selesai. Sebab saat ini tanggul yang ada hanya setinggi 2,8 meter, masih di bawah gelombang rob yang mencapai tiga meter.

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...