Langsung ke konten utama

Komisi A DPRD DKI Sambangi Diskominfomas

Untuk meningkatkan sinergitas antara jajaran eksekutif dan legislatif, Komisi A DPRD DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan (Diskominfomas) DKI di lantai 3 Gedung Blok G, Balai Kota DKI, Kamis (29/10) kemarin.
Kunjungan kerja anggota dewan yang membidangi bidang pemerintahan tersebut, dipimpin langsung Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Riano Ahmad. Pada kesempatan itu, para wakil rakyat ini melihat pusat data Diskominfomas DKI, sekaligus mendengarkan paparan mengenai Jakarta Smart City.
Sumber: Beritajakarta.com
"Kunker Komisi A DPRD dalam rangka silahturahmi dengan Diskominfomas sebagai salah satu Satuan Kerja Perangkat‎ Daerah (SKPD) mitra kerja kita," ujar Riano, Jumat (30/10).
Riano mengatakan, maksud kedatangan anggota Komisi A DPRD ke Diskominfomas untuk mengetahui pusat data (data center) Pemerintah Daerah (Pemda) DKI serta ingin mengenal lebih ‎jauh mengenai sistem aplikasi Smart City.
‎"Kita juga lakukan dialog dan tanya jawab terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Diskominfomas," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfomas DKI Jakarta, Ii Karunia‎ mengatakan, kunjungan ini merupakan tugas Komisi A DPRD DKI sebagai pembina dan pengawas serta mitra kerja SKPD dalam bidang pemerintahan. Dari kunjungan kerja tersebut, ada beberapa catatan dari para anggota dewan yang perlu menjadi perhatian.
"Terutama kaitannya dengan perawatan, perizinan, pengawasan dan pengendalian," ucapnya.
Ii memastikan usulan dan masukan dari Komisi A DPRD DKI akan diterima dan dikaji lebih lanjut, agar bisa diimplementasikan dalam program kerja dan kegiatan di Diskominfomas DKI ke depan. "Masukan dari dewan kita tampung sebagai bahan evaluasi kinerja kita," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asian Games, 28 Cabor Dipertandingkan di Jakarta

Kota Jakarta bersama Pelembang akan menjadi tuan rumah penyelanggaraan Asian Games 2018 mendatang. Dari 36 cabang olahraga (cabor) yang dipertadingkan, 28 diantaranya akan dilangsungkan di Jakarta. Sementara sisanya akan digelar di Palembang. "Insya Allah ada 28 cabor digelar di Jakarta, totalnya ada 36 cabor. Jadi sisanya 8 cabor dilangsungkan di Palembang," ujar Sylvi, sapaan akrabnya, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (30/3).Deputi Gubernur DKI Jakarta bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Sylviana Murni mengatakan menuturkan, sebanyak 28 cabor Asian Games akan digelar di Jakarta. Namun, dari jumlah itu sebagian diantaranya akan digelar di daerah sekitar Jakarta seperti, Jawa Barat dan Banten. Dia menyebutkan, Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI akan melakukan rehab, baik ringan, berat maupun total terhadap venue yang ada. Sedangkan untuk Stadion BMW, ditambahkan Sylvi, nantinya hanya akan dijadikan alternatif venue. "Stadion BMW jadi alternatif venue. Un...

Pembangunan Tanggul Pantura Jakarta untuk Kurangi Banjir

Banjir di Jakarta belum dapat terselesaikan sebelum pembangunan tanggul di pantai utara Jakarta selesai. Sebab saat ini tanggul yang ada hanya setinggi 2,8 meter, masih di bawah gelombang rob yang mencapai tiga meter.

Hentikan Reklamasi, Anies Cabut Izin Prinsip 13 Pulau

Pemprov DKI Jakarta mencabut izin prinsip pulau reklamasi di teluk Jakarta. Keputusan ini didasari oleh rekomendasi dari Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) Jakarta. Seiring dengan keputusan tersebut, Izin Prinsip sebanyak 13 pulau yang belum dibangun dicabut. Sementara, untuk pulau lainnya yang sudah selesai dikerjakan akan dikelola untuk kepentingan publik. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, penghentian tersebut tidak hanya terkait pengerjaannya saja, tapi juga secara keseluruhan. Pasalnya, selain Izin Prinsip, pencabutan juga dilakukan terkait izin pelaksanaan. "Saya nyatakan, reklamasi di Jakarta hanya tinggal menjadi bagian sejarah," ujarnya, saat melakukan konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (26/9). Anies menjelaskan, 13 pulau yang belum dibangun masing-masing yakni, Pulau A, B, dan E (PT Kapuk Naga Indah); Pulau I, J, dan K (PT Pembangunan Jaya Ancol); Pulau M (PT Manggala Krida Yudha); Pulau O dan F (PT Jakarta Prop...