Langsung ke konten utama

Buang Sampah Sembarang, 22 Orang Terjaring OTT


Sebanyak 22 orang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) membuang sampah sembarang di kawasan Taman Gorontalo, Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. 18 di antaranya dikenakan sanksi denda di tempat.

Kepala Satuan Tugas (Satgas) Satpol PP Kecamatan Tanjung Priok, Zainal Nasution mengatakan, operasi yang digelar Senin (17/12) malam hingga dini hari tersebut melibatkan berbagai unsur terkait seperti TNI, Kepolisian, Lingkungan Hidup (LH), FKDM, LMK, petugas kelurahan dan kecamatan.

"Penertiban sekaligus merespon aduan masyarakat yang mengeluhkan semrawutnya taman sehingga mengganggu kenyamanan," ujarnya, Selasa (18/12).

Zaenal menjelaskan, dari 22 yang terjaring OTT, 18 di antaranya dikenakan sanksi denda di tempat dan empat orang dilakukan pemberkasan tindak pidana ringan (Tipiring).

"Sanksi denda bayar ditempat dari 18 pelaku terkumpul uang denda sebesar Rp 1,8 juta," ungkapnya.

Selain melakukan OTT pembuang sampah sembarangan, lanjut Zaenal, pihaknya juga melakukan penertiban terhadap parkir liar.

"Ada 14 pemotor yang kita halau karena parkir sembarang. Sedangkan dua motor dan satu mobil kita gembosi," tandasnya.





Artikel ini tayang di - Beritajakarta.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jalan Tipar Cakung Raya Marak PKL

Sumber: beritajakarta.com Pedagang kaki lima (PKL) semakin marak di sepanjang Jalan Tipar Cakung Raya, Sukapura, Jakarta Utara. Lapak-lapak PKL digelar di atas trotoar kiri kanan jalan. Dari pantauan Beritajakarta.com , lapak PKL sangat mengganggu pejalan kaki yang melewati trotoar. Bahkan, ada juga lapak yang berada di bahu jalan. Sehingga sering menghambat arus lalu lintas di jalan tersebut. Terkait hal ini, Lurah Sukapura, Supardi mengatakan, PKL di sisi kanan dan kiri Jalan Tipar Cakung Raya telah ada sejak lama. Ia pun mengaku kesulitan menertibkan PKL, karena banyak yang juga merupakan warga sekitar. "Sulit, PKL‎ di sana itu banyakan warga sini juga," ucapnya, Senin (12/10). Namun Supardi akan segera membawa permasalahan PKL ke rapat pimpinan (Rapim) Pemerintah Kota (Pemkot) AdministrasiJakarta Utara. "Mudah-mudahan dari sana akan ada jawaban dan tindak lanjut yang jelas," tandasnya‎.

Keluarga Pasien Protes, Tarif Parkir RSUD Koja Mahal

Sumber: beritajakarta.com Para pembesuk di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara, mengeluhkan sistem tarif parkir yang diterapkan di rumah sakit tersebut. Menurut mereka, sistem tarif parkir per jam sangat memberatkan. Keluarga dan kerabat pasien mengaku keberatan dengan tingginya tarif parkir yang diterapkan. Apalagi kalau mereka sedang menemani atau menjaga keluarganya yang tengah dirawat di rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta tersebut. "Sangat mahal. Ini kan rumah sakit milik Pemprov DKI Jakarta. Harusnya tarif parkir tidak semahal ini," keluh Saiman (29), salah satu keluarga pasien, Jumat (2/10). Menurut Saiman, tidak sepatutnya rumah sakit justru membebani dengan biaya tinggi kepada keluarga pasien, terlebih mengenai tarif parkir. Hal senada diungkapkan Harum (30), yang sedang menunggu kerabatnya yang tengah dirawat di rumah sakit tersebut. "Saya sangat keberatan dengan tarif parkir yang mahal," cetusnya. Berdasarkan pantau

Trotoar di Gambir Marak Parkir Liar

Sumber: beritajakarta.com Trotoar yang baru saja diperbaiki, di Jalan Balikpapan dan Jalan Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat dipenuhi mobil yang parkir sembarangan. Hal ini jelas menggangu fungsi trotoar untuk penjalan kaki.