Langsung ke konten utama

9 Korban Kericuhan Penertiban Rawajati Sudah Dipulangkan

Sembilan Korban Bentrokan Penertiban Rawajati Sudah Dipulangkan
Sumber: beritajakarta.com
Sebanyak sembilan orang menjadi korban kericuhan saat penertiban bangunan liar di Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (1/9). Setelah sempat mendapatkan perawatan di RS Budhi Asih dan Puskesmas Pancoran, kini mereka sudah diperbolehkan pulang.

Kesembilan korban itu terdiri dari empat warga, empat anggota Satpol PP dan satu petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Selatan, Henny Fachrudin mengatakan, korban dari Satpol PP yakni Mansyur (33), Markus (35), Ajos Arifin (33) dan Ahmad Edi Jamhuri (38). Sedangkan pihak warga yakni Mismanto (45), Nurhasanah (57) Cyndi Rahmadita (17) dan Doni Ramadhan (25)
"Satu lagi petugas PPSU, Erna (37), semua sudah pulang. Termasuk satu warga dan satu Satpol PP yang sebelumnya dirujuk di rumah sakit Budi Asih," ujarnya, Kamis (1/9).
Menurutnya, korban yang sempat dirujuk masing-masing Ajos Arifin (33), anggota Satpol PP, mengalami pendarahan di hidung karena dibawah mata terkena lemparan benda keras. Terhadapnya sudah diambil tindakan rontgen dan dinyatakan aman.
Sementara, Mismanto (45) warga Rawajati yang mengalami luka robek pada kepala karena lemparan benda keras, juga sudah diobati dan dirontgen.
"Satpol PP aman meski mengalami mimisan, sudah pulang sore tadi. Kalau warga meski luka dan berdarah pada kepala tapi tidak ada tanda-tanda gegar otak, siang sudah membaik dan sudah pulang juga," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

68 PNS DKI Belum Registrasi e-PUPNS

Badan Kepagawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta mencatat ada  1.848 pegawai negeri sipil (PNS) yang tak melakukan pendataan ulang PNS secara elektronik (e-PUPNS). Dari keseluruhan jumlah tersebut, hanya 68 di antara yang tidak diketahui keterangannya. Sementara lainnya sudah pensiun, diberhentikan dari PNS, meninggal, dan lain sebagainya.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.