Langsung ke konten utama

Warga Bukit Duri Ambil Kunci Rusun Besok

Besok warga Bukit Duri Ambil Kunci Rusun
Sumber: beritajakarta.com
Sebanyak 87 warga di tiga RW di Kelurahan Bukit Duri, Tebet Jakarta Selatan yang telah mengikuti pengundian unit Rumah Susun Rawa Bebek Jakarta Timur, akan mengambil kunci rusun besok.

Pihak Kelurahan Bukit Duri, akan menyediakan kendaraan untuk mengantar warga menuju Rusun Rawa Bebek.
"Dari 87 ada 81 yang akan mengambil kunci besok pagi, kita akan fasilitasi dua bus enjoy Jakarta," ujar Mardi Youce, Lurah Bukit Duri, Tebet, Selasa (9/8).
Dikatakan Mardi, setelah mengambil kunci, biasanya diberikan waktu selama satu minggu untuk segera menempati unit sesuai undian dan kunci unit.
"Kami berharap relokasi tahap dua di wilayahnya ini dapat memotivasi warga lainnya yang belum mendaftar dan segera mengajukan diri untuk pindah ke rumah susun," katanya.
Yati (43), warga  RT 05/12 Kelurahan Bukit Duri, Tebet Jakarta Selatan mengaku senang sudah bisa mengambil ambil kunci.
Menurutnya, pekerjaan suaminya yang sebagai tukang kayu di kawasan Bukit Duri tidak menjadikan masalah. Ia juga tidak mempersoalkan warga lain yang belum mau mendaftar.
"Tidak masalah pak, anak sudah kita urus pindah sekolahnya, kalau suami ya namanya rejeki dimana aja yang penting tempat tinggal jelas," tandasnya.
Relokasi ini merupakan tahap kedua setelah Januari lalu merelokasi sebanyak 85 keluarga dari 460 keluarga yang akan direlokasi, kini ada 87 untuk tahap kedua.
Wilayah yang akan direlokasi diantaranya di RW 10 terdapat di RT 08 , 09, di RW 11 terdapat di RT 04, dan di RW 12 terdapat di RT 05, 10 dan 15.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

68 PNS DKI Belum Registrasi e-PUPNS

Badan Kepagawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta mencatat ada  1.848 pegawai negeri sipil (PNS) yang tak melakukan pendataan ulang PNS secara elektronik (e-PUPNS). Dari keseluruhan jumlah tersebut, hanya 68 di antara yang tidak diketahui keterangannya. Sementara lainnya sudah pensiun, diberhentikan dari PNS, meninggal, dan lain sebagainya.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.