Langsung ke konten utama

Januari-Juli Terjadi 135 Kebakaran di Jakut

Periode Januari-Juli 2016, telah terjadi 135 peristiwa kebakaran di Jakarta Utara. Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir hingga belasan miliar rupiah.


"Sementara tahun ini tidak ada korban jiwa. Ini menunjukan ada peningkatan response time "
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Utara, Satriadi Gunawan mengatakan, untuk rincian objek yang terbakar yakni 39 bangunan perumahan, 27 bangunan umum dan perdagangan, delapan bangunan industri, 14 segala jenis kendaraan, dan 47 objek lain seperti kabel listrik, tumpukan material atau barang dengan bahan mudah terbakar.
"Sementara berdasarkan dugaan penyebab, ada 100 kasus berawal dari korsleting listrik, 10 kasus karena kompor, lalu enam kasus disebabkan rokok. Sedangkan 19 kasus lainnya dikarenakan banyak hal," tuturnya, Senin (22/8).
Dari 135 peristiwa kebakaran itu tidak ada korban jiwa, hanya saja enam warga mengalami luka. Untuk total kerugian harta benda dari Januari hingga Juli 2016 ditaksir sebesar Rp 12.140.600.000.
"Tahun lalu, Januari sampai Juli, total kerugian mencapai Rp 35.947.100.000, dengan dua korban jiwa. Sementara tahun ini tidak ada korban jiwa. Ini menunjukan ada peningkatan response time," tandasnya.
Untuk wilayah kecamatan yang paling tinggi angka kebakaran yaitu Kecamatan Tanjung Priok dengan jumlah 33 kejadian, disusul Penjaringan sebanyak 31 kejadian. Kemudian di Kecamatan Pademangan terjadi 26 peristiwa kebakaran, Cilincing 18 kejadian, Kelapa Gading 17, dan di Koja 10 peristiwa kebakaran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

68 PNS DKI Belum Registrasi e-PUPNS

Badan Kepagawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta mencatat ada  1.848 pegawai negeri sipil (PNS) yang tak melakukan pendataan ulang PNS secara elektronik (e-PUPNS). Dari keseluruhan jumlah tersebut, hanya 68 di antara yang tidak diketahui keterangannya. Sementara lainnya sudah pensiun, diberhentikan dari PNS, meninggal, dan lain sebagainya.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Rusun Karang Anyar Harus Direhab Total

Rusun Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, saat ini kondisinya dinilai sudah tidak layak dihuni.  Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, mengusulkan agar rusun yang terletak di Jl G, RW 12, Karang Anyar tersebut, direhab total. Kepala Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta, Ika Aji Lestari mengatakan, wacana untuk rehab total Rusun Karang Anyar memang ada. Namun sejauh ini belum dimasukkan dalam perencanaan anggaran 2016 yang dikemas dalam Kebijakan Umum APBD-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). “Secara kasat mata, bangunan Rusun Karang Anyar sudah tidak layak lagi, harus direvitalisasi agar bisa menampung jumlah warga lebih banyak lagi,” ujar Ika, Selasa (15/9). Ika berharap, wacana revitalisasi rusun tersebut dapat dimasukkan dalam perencanaan dan mendapatkan persetujuan dari dewan, sehingga jika anggaran sudah ada maka revitalisasi dapat dilakukan di 2016. Dia menambahkan, pihaknya juga belum melakukan sosialisasi kepada penghuni rusun, sebab belum adanya…