Langsung ke konten utama

SMAN 3 Sepakat Hapus Bullying di Sekolah

Pihak SMAN 3 Setiabudi, Jakarta Selatan dan orangtua murid sepakat hapus tindakan bullying terdapat siswa.


"Kita ingin murid yang menjadi korban d an orang tuanya stand up dan speak out"
Hal ini ditandai dengan keikutsertaan peserta didik dan orangtua dalam mengikuti Gerakan Nasional Anti Bullying (GENAB).
Kepala Sekolah SMAN 3, Ratna Budiarti mengatakan, dalam sosialisasi ini, diberikan materi pengenalan atau definisi bullying, proses terjadinya dan dampaknya adanya bully, serta sanksi bagi para pelaku bullying.
"Kita ingin murid yang menjadi korban dan orang tuanya stand up dan speak out. Orang tua dan guru punya kemampuan atau nyali untuk mempertahankan kebenaran," kata Ratna, Senin (18/7).
Selain sebagai bentuk upaya preventif, sosialisasi anti bullying ini akan dilaksanakan secara berkala. Ia memastikan, pelaku bully dan saksinya juga akan mendapatkan sanksi tegas.
"Pelakukan bully akan saya kembalikan kepada orang tua, begitu juga buat bystander yaitu mereka yang melihat dan menyaksikan tapi diam, itu juga kena sanksi dikembalikan ke orang tua," tandansnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

68 PNS DKI Belum Registrasi e-PUPNS

Badan Kepagawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta mencatat ada  1.848 pegawai negeri sipil (PNS) yang tak melakukan pendataan ulang PNS secara elektronik (e-PUPNS). Dari keseluruhan jumlah tersebut, hanya 68 di antara yang tidak diketahui keterangannya. Sementara lainnya sudah pensiun, diberhentikan dari PNS, meninggal, dan lain sebagainya.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Belasan PSK di Tanah Abang Terjaring Razia

Satpol PP Jakarta Pusat berhasil mengamankan 16 wanita pekerja seks komersial (PSK) yang tengah mangkal di sekitar Pasar Tanah Abang Blok G dan Stasiun Tanah Abang, Sabtu (18/4) dini hari. Mereka kemudian dibawa ke panti sosial untuk mendapatkan pembinaan.

Walikota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengatakan, ke-16 wanita PSK itu dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II, Cipayung, Jakarta Timur. Di panti sosial ini mereka akan diberikan beragam keterampilan sebagai modal agar tidak lagi menekuni profesi lamanya. "Seluruh PSK kami amankan dari sekitar Pasar Blok G dan Stasiun Tanah Abang," kata mantan Wakil Walikota Jakarta Utara ini. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Susana Budi Susilowati menambahkan, sejumlah keterampilan yang diajarkan di Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya II antara lain menjahit, memasak dan tata rias. "Pembinaan diberikan selama enam bulan," jelas Susana.