Langsung ke konten utama

15 Balita Vaksinasi Ulang di Puskesmas Ciracas

Sumber: beritajakarta.com
Hari kedua vaksin ulang, Puskesmas Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur masih dipadati orangtua yang ingin melakukan vaksinasi anaknya.

Pantauan Beritajakarta.com, puluhan warga mengantre di ruang tunggu pendaftaran Puskesmas Kecamatan Ciracas di Jalan Haji Baping. Untuk pasien vaksin palsu dilayani di ruang imunisasi yang berada di selasar lantai dasar.
Kepala Puskesmas Kecamatan Ciracas, Winarto mengatakan, hari ini rencananya ada 15 korban vaksin palsu yang akan divaksin ulang. Mereka merupakan korban dari RS Harapan Bunda dan Bidan Elly Novita Ciracas. Angka 15 ini merupakan hasil pendataan yang masuk di posko pengaduan.
"Hari ini ada sekitar 15 balita yang akan divaksin ulang. Mereka korban dari RS Harapan Bunda dan Bidan Elly," kata Winarto, Selasa (19/7).
Angka tersebut menurun jika dibanding hari pertama yang mencapai 76 pasien. Namun dari 76 balita itu hanya 67 yang divaksin ulang. Sedangkan sembilan lainnya hanya konsultasi. Karena hasil konfirmasi ternyata sembilan balita itu tidak perlu vaksin ulang.
"Kemarin banyak yang datang karena khawatir vaksin palsu. Kita tetap berikan edukasi dan informasi agar lebih nyaman dan aman," tandas Winarto.
Sementara, Larisa (35) salah seorang ibu balita mengaku ikut memvaksin ulang balitanya lantaran khawatir. Padahal balita berinisial Cl (1), anaknya itu divaksin di Bidan Elly Novita, yang juga saudaranya sendiri. Sejauh ini ia mengaku tidak percaya kalau Bidan Elly mengedarkan atau memberikan vaksin palsu, termasuk ke ponakannya sendiri.
"Saya kok masih tidak percaya. Masa iya saudara sendiri kasih vaksin palsu ke ponakannya sendiri. Tapi karena semua panik ya saya ikut panik. Daripada kenapa napa ya mending vaksin ulang," tandasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

68 PNS DKI Belum Registrasi e-PUPNS

Badan Kepagawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta mencatat ada  1.848 pegawai negeri sipil (PNS) yang tak melakukan pendataan ulang PNS secara elektronik (e-PUPNS). Dari keseluruhan jumlah tersebut, hanya 68 di antara yang tidak diketahui keterangannya. Sementara lainnya sudah pensiun, diberhentikan dari PNS, meninggal, dan lain sebagainya.

Sampah Botol Plastik Diolah Jadi Hiasan HUT RI

Dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 berbagai kegiatan dan kreatifitas dilakukan oleh warga DKI Jakarta. Mengolah sampah anorganik menjadi hiasan, merupakan salah satu cara untuk bisa menghormati jasa pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Seperti yang telah dilakukan oleh warga Jalan Hanafi, RW 02, Kelurahan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Mereka membuat hiasan dari botol-botol plastik bekas, yang kemudian dibersihkan dan diberikan warna agar terlihat menarik.

"Ada warga yang hobi mengumpulkan botol-botol plastik dari warga. Lalu dengan bersama-sama warga RW 02 dibersihkan dan diberikan cat warna merah putih, terus disusun," ujar Dody Taruna, Lurah Pondok Bambu, Kamis (13/8).
Menurut Dody, kegiatan ini sangat baik dilakukan oleh warganya. Bukan hanya untuk kebersihan lingkungan, tetapi juga hubungan emosional antar warga. "Bagus kan, kita olah lagi sampah-sampah plastik jadi barang yang lebih berguna…

Rusun Karang Anyar Harus Direhab Total

Rusun Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, saat ini kondisinya dinilai sudah tidak layak dihuni.  Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta, mengusulkan agar rusun yang terletak di Jl G, RW 12, Karang Anyar tersebut, direhab total. Kepala Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta, Ika Aji Lestari mengatakan, wacana untuk rehab total Rusun Karang Anyar memang ada. Namun sejauh ini belum dimasukkan dalam perencanaan anggaran 2016 yang dikemas dalam Kebijakan Umum APBD-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). “Secara kasat mata, bangunan Rusun Karang Anyar sudah tidak layak lagi, harus direvitalisasi agar bisa menampung jumlah warga lebih banyak lagi,” ujar Ika, Selasa (15/9). Ika berharap, wacana revitalisasi rusun tersebut dapat dimasukkan dalam perencanaan dan mendapatkan persetujuan dari dewan, sehingga jika anggaran sudah ada maka revitalisasi dapat dilakukan di 2016. Dia menambahkan, pihaknya juga belum melakukan sosialisasi kepada penghuni rusun, sebab belum adanya…